Buya Yahya: Ini Alasan Ahli Ibadah Yang Rajin Puasa dan Salat Namun Bangkrut Saat di Hari Kiamat

Ahli Ibadah Yang Rajin Puasa dan Salat
Buya Yahya
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.co.idAmalan ibadah yang dilakukan seorang muslim di dunia ini akan menjadi bekal saat menghadapi hari kiamat. Pada hari kiamat, setiap ibadah yang dilakukan akan ditimbang dan dihitung.

Sebagai umat Islam yang menaati perintah-Nya, kita selalu berharap semoga amal dan ibadah yang dilakukan selama ini bermanfaat di hari kiamat. Kita tidak ingin perbuatan yang dilakukan di dunia menjadi sia-sia.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Namun diketahui bahwa pada hari kiamat akan ada sekelompok ahli ibadah yang tidak mampu menunaikan amalan seperti puasa, salat, dan zakat seperti yang mereka lakukan di dunia. Hal tersebut diungkapkan ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif dengan sapaan akrab Buya Yahya saat menjelaskan hadis ini.

“Disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam suatu hadis shahih yang diriwayatkan Imam Muslim. Nabi Muhammad bertanya, tahukah kamu siapakah orang bangkrut?” kata Buya Yahya mengutip hadis nabi seperti dinukil dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Senin (1/4/2024).

Menurut Sahabat Nabi, orang yang bangkrut adalah orang yang berdagang tapi tidak mendapatkan untung, dagangannya malah hilang. Orang yang bangkrut adalah mereka yang tidak punya harta benda.

Orang Bangkrut yang Dimaksud Nabi

Namun, orang bangkrut yang dimaksud Rasulullah SAW bukan itu. Nabi menjelaskan, orang yang bangkrut dari umatnya adalah orang yang datang di hari kiamat dengan memiliki amalan puasa, zakat, sholat, dan ibadah yang lain, tapi dia datang dengan kondisi pernah memukul orang lain, mengambil harta orang lain, dan memaki orang lain.

“Sehingga orang yang dizalimi itu akan diberi dari kebaikannya dari orang ahli ibadah. Anggap saja ustadz, kiai. Ahli ibadah itu diambil kebaikannya, diberikan kepada orang yang dizalimi.Semua orang yang dizalimi itu akan diberi kebaikan orang yang katanya ahli ibadah tadi,” kata Buya Yahya.

Tidak hanya kebaikannya terkuras, tapi orang yang katanya ahli ibadah itu juga mengambil kejelekan dari orang yang pernah dizalimi, kemudian ditumpangkan kepadanya.

“Orang yang dizalimi kan punya dosa, diambil dosanya, diberikan kepada orang yang berbuat zalim. Sehingga orang yang katanya ahli ibadah itu masuk neraka. Subhanallah,” tutur Buya Yahya.

“Ini yang perlu kita renungi. Hei ahli ibadah. Hei ahli sujud. Hel ahli umrah, ahli haji. Ketahuilah bahwa ada tanggung jawab dengan sesama manusia jika Anda lupa dan lalai. Ketahuilah amal baik Anda akan hilang begitu saja,” pesan Buya Yahya.

Redaksi Hadis Ahli Ibadah Bangkrut di Hari Kiamat

Adapun redaksi lengkap hadis nabi mengenai orang yang bangkrut di hari kiamat ini adalah sebagai berikut.

قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُوْنَ مَاالْمُفْلِسُ؟ قَالُوا اَلْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَدِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِى يَأْْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِى قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ هِ فَإِنْ فُنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَ مَا عَلَيْهِ أُخِذَا مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ

Wallahu a’lam.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *