Bahaya Kebanyakan Makan Makanan Pedas

Kebanyakan Makan Makanan Pedas
Foto: makanan pedas
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.co.idSiapa yang tidak suka makanan pedas?

Makanan pedas disukai hampir semua orang.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Faktanya, banyak sekali kreasi dan inovasi baru dalam hal makanan pedas, baik dari jenis makanannya maupun tingkat kepedasannya.

Sebenarnya pedas bukanlah suatu rasa, melainkan sensasi yang disebabkan oleh bahan kimia bernama capsaicin.

Bila dikonsumsi dalam batas normal. Maka rasa kotor bisa memberikan manfaat bagi tubuh.

Perlu Anda ketahui bahwa makanan pedas bermanfaat sebagai antikoagulan dan menurunkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

Namun, mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan atau terlalu sering, atau jika tingkat kepedasannya terlalu tinggi, dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Lalu masalah apa saja yang bisa timbul akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas?

Masalah Kesehatan yang Terjadi Akibat Konsumsi Makanan Pedas Berlebihan

Melansir telemed.ihc.id, berikut masalah kesehatan yang bisa terjadi karena konsumsi makanan pedas berlebih:

  1. Mulas

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan mulas akibat konsumsi makanan pedas berlebihan. Hal ini karena makanan pedas bisa mempercepat pergerakan susu, sehingga mempermudah terjadinya diare.

Efek iritasi ini bisa langsung dirasakan jika makanan pedasd sudah sampai di usus besar.

  1. Rasa Nyeri di Perut

Konsumsi makanan pedas bisa memicu naiknya asam lambung bagi penderita maag.

Kondisi ini disebabka karena saat seseorang mengonsumsi cabai yang banyak bisa mengakibatkan iritasi pada dinding lambung hingga memicu naiknya asam lambung lebih cepat.

  1. Refluks Asam

Refluks asam merupakan kondisi adanya aliran baluk dari lambung ke kerongkongan.

Seseorang yang mengalami refluks asam ini akan mengalami sensasi panas seperti terbakar di saluran kerongkongan.

Tak hanya itu, refluk asam bisa memicu gastroesophageal atau GERD, esophagitis atau luka pada kerongkongan dan sindrom atypical.

  1. Maag Akut

Terlalu sering konsumsi makanan pedas bia menyebabkan permukaan lambung lebih rentan terluka atau rapuh.

Maka dari itu, terlalu sering konsumsi makanan pedas bisa memicu terjadinya maag akut atau gastritis karena adanya peradangan di lapisan lambung.

  1. Berdampak pada Lidah

Konsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak atau terlalu pedas bisa berdampak pada lidah, yakni mengurangi tingkat sensitivitas lidah, bahkan bisa menghilangkan sensitivitas liddah dalam mengecap rasa.

Kondisi tersebut sebenarnya cukup berbahaya, karena sudah tidak mampu bekerja dengan optimal dalam menentukan tingkat atau porsi makanan pedas yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

  1. Insomnia

Ternyata makanan pedas bisa menyebabkan insomnia lho.

Hal ini bisa terjadi jika mengonsumsi makanan pedas di malam hari, apalahi menjelang tidur bisa menyebabkan perut terasa kembung, begah, hingga nyeri atau mulas, yang mana kondisi tersebut bisa memberikan rasa tidak nyaman dan sulit tidur.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *