Penelitian: Khasiat Ketumbar, Benarkah Bisa Bantu Jaga Gula Darah hingga Cegah Diabetes?

Ketumbar Bisa Bantu Jaga Gula Darah
Ketumbar Bisa Bantu Jaga Gula Darah
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.idDiabetes diketahui sebagai masalah kesehatan yang paling umum dihadapi masyarakat Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari Kompas, jumlah penderita diabetes di Indonesia bahkan telah mencapai angka 18 juta jiwa pada tahun 2020.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Bahkan di tahun tersebut Indonesia berada di posisi 7 dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi di dunia.

Meski begitu, ada penelitian yang menyebut ketumbar bisa menjadi bahan alami yang membantu menjaga kadar gula darah orang yang mengonsumsinya.

Memang, ketumbar disebut sebagai rempah yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

Apa Itu Diabetes?

Sebagai informasi, diabetes merupakan penyakit metabolik yang menyebabkan kadar gula darah tinggi.

Dikutip dari NDTV.com, kadar gula darah tinggi terjadi ketika hormon yang disebut insulin, yang diproduksi oleh pankreas, tidak mampu memecah glukosa menjadi energi.

Gagalnya glukosa berubah menjadi energi ini yang menyebabkan kadar gula darah seseorang melonjak secara tidak normal.

Biasanya, yang menjadi penyebab seseorang menderita diabetes adalah karena stres, kurangnya berolahraga, kebiasaan makan yang buruk, kelebihan berat badan, hingga adanya riwayat keluarga.

Diabetes merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Karenanya, penderita diabetes harus mengikuti rutinitas yang ketat, termasuk olahraga setiap hari, pengobatan teratur dan pola makan sehat dan seimbang.

Tanda Kadar Gula Darah Tinggi

Dikutip dari Boldsky, ada beberapa tanda yang bisa memperlihatkan jika kadar gula darah Anda sedang tinggi.

Anda harus berhati-hati dengan tanda-tanda ini.

Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan sejumlah komplikasi serius seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal, kerusakan saraf bahkan kehilangan penglihatan apabila terus dibiarkan.

Untuk itu, kenali tanda-tandanya agar Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter ahli.

Berikut tanda-tanda kemungkinan kadar gula darah Anda tinggi:

1. Buang Air Kecil Terus Menerus

Peningkatan buang air kecil bisa menjadi tanda bahwa kadar gula darah Anda tidak terkendali.

Ketika Anda memiliki terlalu banyak glukosa atau gula dalam aliran darah, maka ginjal akan membuang kelebihan glukosa tersebut melalui urin.

2. Selalu Haus

Terlalu sering buang air kecil pada akhirnya menyebabkan Anda kehilangan banyak air dari tubuh.

Kondisi inilah yang dapat membuat Anda merasa dehidrasi hingga menjadi lebih sering merasa haus.

3. Mudah Lelah

Lebih lanjut, kelelahan adalah efek samping utama dari dehidrasi.

Anda mungkin akan merasa sangat lelah di penghujung hari.

Anda mungkin juga bangun beberapa kali untuk buang air kecil di malam hari dan ini juga dapat memengaruhi tidur Anda.

4. Penglihatan Buram

Saat kadar glukosa Anda terlalu tinggi, cairan bisa meresap ke dalam lensa mata dan membuatnya membengkak

Pembengkakan dapat mengubah bentuk lensa, dan ini dapat menyebabkan hilangnya fokus pada penglihatan.

5. Gusi Berdarah

Satu gejala utama gula darah tinggi adalah gusi menjadi merah dan bengkak.

Tak hanya itu gusi juga lebih sering berdarah saat Anda menyikat atau menggunakan benang gigi.

6. Muncul Bercak pada Kulit

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah Anda, termasuk yang ada di bawah kulit.

Hal ini dapat menyebabkan bercak coklat kemerahan yang mengilap atau bersisik pada kulit.

Peran Ketumbar Jaga Kadar Gula Darah

Ketika gejala awal terjadi, tentu melakukan tindakan pencegahan adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Satu di antara cara yang perlu dilakukan adalah menjaga pola makan sebaik mungkin.

Anda bisa mulai mengonsumsi ketumbar untuk menjaga level gula darah Anda dan terhindar dari diabetes.

Dikutip TribunPalu dari Healthline.com, biji ketumbar, ekstrak, dan minyak ketumbar dapat membantu menurunkan gula darah.

Bahkan, orang yang memiliki gula darah rendah atau minum obat diabetes harus berhati-hati dengan ketumbar karena sangat efektif dalam menurunkan gula darah.

Sebuah penelitian pada hewan seperti ditulis Healthline menunjukkan bahwa biji ketumbar mengurangi gula darah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan gula dari darah.

Selain itu, studi pada tikus dengan obesitas dan gula darah tinggi menemukan bahwa dosis tunggal (9,1 mg per pon berat badan atau 20 mg per kg) ekstrak biji ketumbar menurunkan gula darah sebesar 4 mmol/L dalam 6 jam, mirip dengan efek dari obat gula darah glibenclamide.

Sebuah studi serupa juga menemukan bahwa dosis yang sama dari ekstrak biji ketumbar menurunkan gula darah dan meningkatkan pelepasan insulin pada tikus dengan diabetes.

Mengutip NDTV.com, ketumbar merupakan rempah yang kaya akan serat.

Serat membutuhkan waktu lama untuk dicerna hingga membuat Anda kenyang lebih lama.

Serat memainkan peran penting dalam pola makan penderita diabetes karena membantu memperlambat kenaikan kadar gula darah.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science, menambahkan lebih banyak serat makanan ke dalam makanan dapat membantu melawan diabetes tipe-2, dengan mempromosikan sekelompok bakteri usus yang sehat.

Penelitian ini juga berbicara tentang pentingnya makan jenis serat makanan tertentu karena mereka dapat membantu memulihkan mikrobiota usus di saluran pencernaan.

Mikrobiota usus ini dikenal untuk memfasilitasi pencernaan yang lebih baik, lebih lanjut menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Anda bisa mengontrol kadar gula darah dengan mengonsumsi air ketumbar.

Anda hanya perlu merendam beberapa daun ketumbar dalam sebotol air dan terus meminumnya sepanjang hari.

Ingat, mengelola diabetes bukanlah tugas yang mudah untuk dilakukan.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih makanan dan minuman yang sehat untuk mengontrol kadar gula darah Anda. [palu]

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *