Kenapa Rasulullah SAW Lebih Banyak Menangis Dibandingkan Tertawa? Berikut Penjelasannya

Rasulullah SAW Lebih Banyak Menangis
Rasulullah SAW Lebih Banyak Menangis


banner 800x800

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.co.idMenangis mengungkapkan keadaan batin dan pikiran seseorang. Kebanyakan dari mereka menangis karena kesedihan, misalnya saat kehilangan keluarga karena meninggal dunia. Namun dia juga menangis karena diliputi kegembiraan.

Dan hampir tidak ada orang yang bisa berhenti menangis. Nabi SAW lebih banyak menangis dibandingkan tertawa. Kenapa demikian?

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Nasir bin Muhammad bin Ibrahim as-Samarqandi dan Usman bin Hasan asy-Syakir dalam bukunya “Tertawa Ala Nabi Muhammad” menjelaskan mengapa Rasulullah lebih banyak menangis daripada tertawa. Menurut buku tersebut karena Rasulullah banyak tahu tentang hal-hal yang akan terjadi di hari kiamat.

Oleh sebab itu, pada suatu hari Rasulullah Saw bersabda, “Kalau kamu tahu apa yang saya tahu, maka akan menangis sebanyak-banyaknya dan tertawa hanya sedikit sekali.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah merupakan orang yang banyak menangis.

Rasulullah Saw bersabda, “Menangis adalah rahmat dari Allah dan berteriak-teriak adalah perbuatan setan.” (Riwayat Ibnu Sa’ad dari Bakir bin Abdullah bin Asyaji).

Berdasarkan hadis tersebut bahwa bagi siapa yang menangis disebabkan mengingat dosa-dosanya maka itu adalah rahmat Allah Swt. Oleh karena itu dianjurkan agar memperbanyak menangis supaya tercatat menjadi orang yang dirahmati Allah SWT.

Hadis lainnya tentang menangis yaitu, Rasulullah Saw bersabda, “Menangis itu terwakili oleh perkataan.” (Riwayat Ibnu Abiddunya dari al-Hasan).

Menangis, dalam buku tersebut merupakan ungkapan yang tidak dapat dibaca oleh orang lain. Atau menangis merupakan ungkapan hati atas penyelesaiannya.

Ada juga hadis lainnya tentang menangis yakni, Rasulullah Saw bersabda, “Setiap mata akan menangis di hari kiamat, kecuali mata yang memejam karena menghindar keharaman dari Allah, mata yang berjaga-jaga dalam perang Sabilillah dan mata yang keluar darinya seperti macam daging yang menyerupai lalat karena banyak menangis karena takut kepada Allah.” (HR. Abu Na’im dari Abu Hurairah).

 

 

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar