Kisah Mengharukan Penolakan Nabi Muhammad SAW Masuk Surga

Keistimewaan Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat
Keistimewaan Nabi Muhammad SAW di Hari Kiamat
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.id – Selain rahmat Allah SWT yang besar, syafaat Nabi Muhammad SAW juga dapat membantu seseorang masuk surga di hari kiamat.

Dalam kitab Kanzun Najah Was Surur, Syekh Abdul Hamid berpesan kepada siapa pun untuk memperbanyak membaca sholawat pada bulan Robiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bacaan Lainnya


Syekh Abdul Hamid mengatakan sholawatmemiliki banyak keutamaan. Namun pada kenyataannya, sholawat adalah doa dan permohonan kepada Allah SWT atas syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat.

Penjelasan lebih detail mengenai syafaat Nabi Muhammad SAW dapat dilihat pada beberapa video klip kajian KH Bahaudin Nur Salim atau Gus Baha yang beredar di media sosial.

Menurut dia, keliru bila ada yang meyakini bahwa amal ibadah di dunia, seperti salat, zakat dan puasa bisa menjamin seseorang menjadi penghuni surga.

Bahkan, bagi Gus Baha, amal menjadi penceramah pun rawan bermasalah karena masih menerima amplop. Amal ngisi pengajian pun tak meyakinkan, sebab bersemangat ngaji karena dilihat orang banyak. Sementara ketika ngaji sendiri bawaannya malah sering ngantuk.

“Amal ibadah kita itu nggak meyakinkan, yang meyakinkan itu adalah syafaatnya kanjeng Nabi Muhammad,” katanya.

Menolak Masuk Surga

Saking cintanya nabi kepada ummatnya, ada kisah di mana nabi Muhammad SAW menolak masuk surga. Kisah ini dimuat dalam Kitab Asy-Syafaah.

Diceritakan, Allah SWT memerintahkan semua nabi untuk masuk surga dan menduduki kursi-kursi yang telah disediakan.

Setelah semua nabi masuk, Allah melihat masih ada satu kursi yang kosong. Kursi itu adalah kursi untuk Nabi Muhammad SAW. Allah pun bertanya pada Rasulullah kenapa dia belum mau masuk ke Surga.

“Ya Allah, kalau aku masuk, maka pintu-pintu surga akan ditutup. Nanti ummatku tidak bisa masuk,” jawab Nabi.

Intinya, kata Gus Baha, kelak di hari kiamat, semua ummat Nabi Muhammad akan masuk ke surga dengan bantuan syafaatnya.

Rajin Beribadah

Gus Baha kemudian menceritakan dialog antara Tuhan dan seorang penghuni surga. Tuhan bertanya kepadanya. “Kenapa kamu bisa masuk surga?,

Orang menjawab bahwa dia masuk surga karena selama 500 tahun usianya, dia tak pernah bermaksiat dan selalu rajin beribadah.

Mendengar jawaban itu, Tuhan berkata: “Kalau kamu masuk surga berdasarkan amalmu, maka kamu 500 tahun saja di surga,”

“Ya Allah, Bukankah surgamu kekal abadi selamanya?,” orang itu balik bertanya.

Tuhan pun menjawab: “Yang selamanya itu Rahmatku. Kalau amal kami terbatas, maka surganya juga terbatas sesuai lamanya amal ibadahmu,”

Mendengar jawaban ini, penghuni surga itu pun memohon ampunan dan meralat ucapannya bahwa dia masuk surga bukan karena amal ibadahnya melainkan karena Rahmat Allah SWT.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *