Segera Konsumsi 10 Herbal Alami Ini, Tekanan Darah Tinggi Anda Langsung Rontok

Segera Konsumsi 10 Herbal Alami Ini
Kemangi
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.idTEKANAN darah tinggi merupakan penyakit cukup berbahaya yang harus segera diobati.

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan seperti gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, dan kebutaan.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Untuk mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi, biasanya Anda mengonsumsi obat resep dari dokter atau yang dijual bebas di apotek.

Namun, ada beberapa herbal alami yang berfungsi sebagai penghambat enzim pengubah angiotensin dan penghambat saluran kalsium.

Berikut ini penjelasannya

1. Kapulaga

Penelitian 12 minggu ke sekitar 20 orang dewasa pengidap hipertensi menunjukkan hasil mengejutkan.

Dengan mengonsumsi 3 gram bubuk kapulaga setiap hari secara signifikan mengurangi tekanan darah, dan menurunkannya mendekati kisaran normal.

2. Bacopa Monnieri

Praktisi pengobatan Ayurveda menggunakan herbal alami ini untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kecemasan, masalah ingatan, dan tekanan darah tinggi.

Bacopa bisa membantu menurunkan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik dengan merangsang pembuluh darah untuk melepaskan oksida nitrat.

3. Jahe

Jahe sangat serbaguna dan bahan pokok dalam pengobatan alternatif. Dengan mengonsumsi jahe bisa mengurangi tekanan darah.

Ha ini bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan inhibitor ACE alami.

Sebuah penelitian pada lebih dari 4.000 orang, bahwa mereka yang mengonsumsi paling banyak 2–4 gram per hari, memiliki risiko terendah terkena tekanan darah tinggi.

4. Kemangi

Kemangi cukup populer dalam pengobatan alternatif karena kaya akan berbagai senyawa kuat.

Studi penelitian menunjukkan bahwa eugenol bisa mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami.

Penghambat saluran kalsium ini bisa mencegah pergerakan kalsium ke jantung dan sel-sel sehingga pembuluh darah untuk santai.

5. Kayu Manis

Sebuah tinjauan dari 9 penelitian, mengonsumsi kayu manis mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata 6,2 mmHg dan 3,9 mm Hg.

Efek ini lebih kuat ketika orang mengonsumsinya secara konsisten selama 12 minggu.

6. Peterseli

Peterseli merupakan ramuan asli Mediterania dan memiliki profil nutrisi yang mengesankan.

Peterseli juga mengandung berbagai senyawa, seperti vitamin C dan karotenoid makanan, yang bisa menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian menunjukkan, pada antioksidan karotenoid mengurangi tekanan darah, kolesterol jahat,dan risiko penyakit jantung.

7. Chotoko

Nama ilmiahnya yakni Uncaria rhynchophylla dan bisa disebut Gou-Teng atau Chotoko.

Cakar kucing China mengandung beberapa senyawa, seperti hirsutine dan rhynchophylline.

Senyawa ini bisa merangsang pembuluh darah untuk menghasilkan oksida nitrat, yaitu senyawa kimia untuk membantu pembuluh darah santai dan melebar.

Hal ini menunjukkan bahwa mengambil ekstrak cakar kucing China bisa mengurangi tekanan darah dan membantu aliran darah.

8. Biji Seledri

Para peneliti menjelaskan bahwa senyawa dalam ekstrak biji seledri bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami.

Selain itu, biji seledri merupakan sumber serat makanan yang baik, yang telah dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

9. Bawang Putih

Secara khusus, bawang putih mengandung senyawa belerang, seperti allicin untuk membantu meningkatkan aliran darah dan mengendurkan pembuluh darah.

Secara kolektif, faktor ini bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah tinjauan dari 12 penelitian yang lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih bisa mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata 8,3 mmHg dan 5,5 mmHg.

Pengurangan tersebut mirip dengan efek obat tekanan darah.

Sebuah studi 24 minggu pada 30 orang menemukan sekitar 600-1.500 mg ekstrak bawang putih sama efektifnya dalam menurunkan tekanan darah seperti obat Atenolol.

10. Thyme

Thyme yaitu ramuan beraroma dengan banyak senyawa sehat, salah satunya terdapat asam rosmarinic.

Penelitian mengungkapkan thyme bisa mengurangi peradangan dan kadar gula darah, serta meningkatkan aliran darah, dan membantu mengurangi tekanan darah.

Mengonsumsi asam rosmarinic juga bisa membantu secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik dengan menghambat enzim pengubah angiotensin.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *