PBB Kecam Usulan Trump Soal Pencaplokan Israel atas Wilayah Palestina

banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Washington, hajinews.id- Rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB, mengecam rencana Israel yang ingin mencaplok permukiman di Tepi Barat. Kecaman ini sebagai  teguran terhadap usulan perdamaian Presiden Donald Trump yang sangat pro-Israel.

Rancangan teks tersebut, yang diedarkan oleh Tunisia dan Indonesia kepada anggota dewan, tampaknya akan menghadapi veto AS. Namun tetap saja memberikan beberapa pandangan para anggota atas rencana perdamaian Trump yang diumumkan pekan lalu.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Para diplomat menyebutkan perundingan mengenai teks tersebut sepertinya akan dimulai akhir pekan ini. Presiden Palestina Mahmoud Abbas diperkirakan akan membahas rencana tersebut kepada dewan pekan depan, mungkin bersamaan dengan pemungutan suara rancangan resolusi tersebut.

Menurut Reuters, resolusi itu menekankan tidak sahnya pencaplokan bagian mana pun dari wilayah Palestina yang diduduki dan mengecam pernyataan baru-baru ini yang menyerukan pencaplokan wilayah ini oleh Israel.

Rencana Trump, yang merupakan hasil upaya tiga tahun penasihat senior Jared Kushner, akan mengakui otoritas Israel atas permukiman tersebut dan akan meminta Palestina memenuhi serangkaian syarat yang begitu sulit untuk diizinkan mendirikan sebuah negara, dengan ibu kotanya di desa Tepi Barat, timur Yerusalem.

Kushner akan memberikan pemaparan singkat soal rencana tersebut kepada duta besar Dewan Keamanan pada Kamis.

Sementara rakyat Palestina menolak rencana tersebut, sejumlah pemerintah Arab mengatakan rencana itu merupakan titik awal untuk pembaruan perundingan yang terhenti lama.

Resolusi itu menekankan perlunya mempercepat upaya kawasan dan internasional untuk meluncurkan “perundingan yang kredibel tentang semua isu status akhir dalam proses perdamaian Timur Tengah tanpa terkecuali.”

Veto AS di tingkat dewan akan memungkinkan Palestina untuk membawa rancangan tersebut ke Majelis Umum PBB yang  beranggotakan 193 negara, di mana pemungutan suara secara terbuka akan menunjukkan bagaimana usulan perdamaian Trump diterima secara global.(wh/ant/rtr)

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *