Prabowo Sengaja Tutup Mata Terhadap Pelanggaran Jokowi?

Prabowo Tutup Mata Terhadap Pelanggaran Jokowi
banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Oleh : Sholihin MS (Pemerhati Sosial dan Politik)

Hajinews.co.id – Terungkapnya kasus penyuapan terhadap seorang Kyai Pesantren, jebakan para kader dan simpatisan PKS untuk dukung paslon 02, dan dukungan palsu warga Wadas terhadap pasangan Prabowo-Gibran makin menegaskan kepanikan pasangan Prabowo-Gibran sehingga mulai main licik dan kotor.

Bacaan Lainnya


Manuver pasangan Prabowo-Gibran makin tidak sportif dan menampakkan kedunguannya. Selain narasi-narasi Gibran yang selalu asbun yang menunjukkan kedangkalan pengetahuannya, langkah Prabowo yang terus membiarkan berbagai pelanggaran aturan Pemilu juga semakin menambah kecurigaan masyarakat akan rencana busuk paslon 02 ini.

Di tengah-tengah kepercayaan rakyat terhadap paslon 02 semakin anjlog dan dijauhi rakyat, tapi rilis hasil survey lembaga-lembaga survey tertentu (pesanan) selalu menempatkan pasangan Prabowo-Gibran elektabilitasnya tertinggi. Bahkan Gibran sendiri optimis bisa menang satu putaran.

Mereka para “pesulap” suara sedang menggiring opini dengan mengutak-atik hasil survey dan membuat dukungan-dukungan palsu agar seolah-olah rakyat lebih banyak mendukung paslon 02 daripada paslon 03 dan 01. Mereka sama sekali tidak mendasarkan tingginya suara rakyat atas besarnya animo dan dukungan rakyat secara real di lapangan.

Kritikan bahkan ejekan masyarakat kepada paslon 02 seperti : “kami muak”, “capres pelanggar HAM”, “Food Estate gagal” “korupsi di kemenhan yang tidak pernah diusut,  dll; dan olok-olok kepada Gibran, seperti cawapres : “bocil”, “anak ingusan”, “plonga-plongo”  “belimbing sayur”, “otak kosong”, “takut debat”, dll menunjukkan bahwa Paslon 02 semakin dijauhi rakyat. Bagaimana mungkin Gibran bisa yakin bisa menang bahkan dalam satu putaran ? Ada operasi apakah di belakang semua itu ?

Dengan banyaknya blunder baik yang dibuat oleh Prabowo apalagi oleh Gibran, tapi tetap yakin menang, diduga pasangan Prabowo-Gibran akan memainkan skenario licik dan busuk.  Waspada terhadap manuver-manuver di bawah ini :

Pertama, Bergabungnya Prabowo kedalam koalisi Jokowi

Ambisi  untuk jadi Presiden dan kecewa atas kekalahannya di Pilpres 2019 membuat Prabowo nekad bergabung dengan rivalnya yang curang dengan meninggalkan pendukungnya dan mengabaikan harga diri dan nilai-nilai moral.

Kedua, Memuji-muji Jokowi secara berlebihan

Bukan saja telah masuk kedalam kolam cebong, bahkan Prabowo terlalu memuji Jokowi secara berlebihan tapi sifatnya paradoks dengan fakta dan realita.

Ketiga, Menerima Gibran sebagai Cawapres

Dengan banyaknya pilihan cawapres yang lebih berkualitas dan memiliki dukungan suara yang besar tapi malah menerima cawapres “ingusan” dan akan menurunkan elektabilitasnya, diduga ada kepentingan lain di belakang itu, terutama “kekuatan” kekuasaan Jokowi. Padahal Gibran berpotensi akan makin menghancurkan negara yang sudah terpuruk ini oleh kelakuan Jokowi.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *