Syekh Sudais Ditunjuk Jadi Imam Salat Idul Adha di Masjidil Haram

Syekh Sudais Ditunjuk Jadi Imam Salat Idul Adha
Syekh Sudais


banner 800x800

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.co.idKepala Imam Masjidil Haram, Syekh Dr. Abdulrahman Al-Sudais ditunjuk sebagai imam salat Idul Adha dan khatib masjid. Hal ini dilaporkan Kepresidenan Urusan Agama Dua Masjid Suci melalui kantor berita Saudi, Saudi Press Agency (SPA).

“Kepresidenan Urusan Agama Dua Masjid Suci mengumumkan Syekh Dr Abdulrahman Al-Sudais akan menjadi imam yang memimpin salat Idul Adha dan menyampaikan khutbah Id di Masjidil Haram, Makkah,” lapor SPA, Minggu (9/6/2024).

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Salat Idul Adha di Masjidil Haram bakal digelar pada Minggu, 16 Juni 2024. Informasi ini merujuk pada hasil pantauan hilal di Arab Saudi yang menetapkan awal bulan Zulhijah atau 1 Zulhijah 1445 H jatuh pada 7 Juni 2024, satu hari lebih dulu dibandingkan di Indonesia yang ditetapkan pemerintah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Untuk itu, Idul Adha yang diperingati tiap 10 Zulhijah bertepatan dengan 16 Juni. Hari Arafah jatuh pada sehari sebelumnya yakni, 15 Juni. Keputusan ini disampaikan Mahkamah Agung Kerajaan usai menerima laporan pengamatan hilal yang dilakukan pada 6 Juni waktu petang.

Sementara itu, imam terpilih dan khatib yang menyampaikan khutbah dalam salat Idul Adha di Masjid Nabawi adalah Syekh Dr Khalid Al-Muhanna.

Siapakah Syekh Sudais?

Ulama yang memiliki nama lengkap Syekh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais ini lahir di Kota Riyadh, Arab Saudi pada 10 Februari 1960. Dia kini menjabat imam dan khatib Masjidil Haram sekaligus sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Masjidil Haram.

Syekh Sudais bukan lagi wajah baru di lingkungan Masjidil Haram. Dia sudah mengabdi sebagai imam di Tanah Suci sejak 1984.

Dilansir laman Haramain Sharifain, berdasarkan Keputusan Kerajaan yang dikeluarkan oleh mendiang Penjaga Dua Masjid Suci Raja Fahad bin Abdulaziz, Syekh Sudais pertama kali ditunjuk sebagai Imam Masjidil Haram pada 1404 Hijriah di usianya yang masih sangat muda, yaitu umur 22 tahun.

Dia memimpin salat pertamanya, salat Asar, di Masjidil Haram pada 22 Syaban 1404 H atau Mei 1984. Sejak saat itulah, dia mengimami salat tarawih di Masjidil Haram setiap tahunnya.

Syekh Sudais menyelesaikan studi magisternya dengan predikat cum laude dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Fakultas Syari’ah, Jurusan Ushul Fiqih pada 1988. Lalu, dia melanjutkan gelar doktor di Universitas Umm Al-Qura, Makkah.

Namun, Syekh Sudais kemudian dikenal luas di kalangan umat Islam dunia sebagai qari bersuara merdu. Album rekaman qiraatnya tersebar di berbagai platform digital.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *