Mengenal Jalaluddin Rumi dan Inti Ajaran Cintanya

Mengenal Jalaluddin Rumi
Jalaluddin Rumi
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



Hajinews.idJalaluddin Rumi, atau seperti yang biasa kita dengar penggalan namanya dalam syair-syairnya yang indah, adalah salah satu tokoh paling populer dalam sejarah intelektualisme Islam. Karya-karyanya berpengaruh tidak hanya di kalangan umat Islam tetapi juga di kalangan non-Muslim.

Nama lengkapnya Jalaluddin Muhammad bin Muhammad bin Husin Al Khatihbi Al Bakri. Kata terakhir dari namanya yang biasa kita dengar di Rumi adalah nama panggilan untuk dia yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Konya, dulu bernama Rum.

Bacaan Lainnya
banner 678x960

banner 400x400

Rumi lahir pada tanggal 30 September 1207 di Balkh yang kini wilayah Afganistan. Ia lahir di keluarga yang sangat berpendidikan. Apalagi, sejak pertengahan abad ke-13, nama Rumi dikenal dan dihormati di kalangan masyarakat, baik Muslim maupun non-Muslim.

Ayahnya bernama Baharuddin Walad. Seorang da’I terkenal, fakih, dan juga seorang sufi yang masih memiliki garis keturunan dengan Abu Bakar. Dalam kalangan umat muslim pun ayah dari Rumi dikenal juga dengan sosok wali. Latar belakang ayahnya itu membuat Rumi sangat dekat dengan ilmu agama dan tradisi tasawuf. Beberapa karya yang monumental adalah Diwan Syamsi Tabriz, Matsnawi, dan Fihi Ma Fihi.

Jalaluddin Rumi dalam menulis bait-bait syairnya yang begitu mendalam dan perlu kesabaran batin salam memahaminya menulis dengan spontanitas. Tidak sama dengan para penulis puisi biasanya yang menulis lalu dihapus atau diperbaiki pada bentuk susunan kata yang kurang baik atau indah.

Populer di Amerika Serikat

Laporan dari BBC menunjukkan bahwa buku puisi Rumi terjual jutaan di AS, melampaui penyair kontemporer paling hebat dunia barat sekalipun. Puisinya dibacakan bukan saja di masjid, tapi juga di gereja, sinagog, dan universitas.

Pembaca karya Rumi bukan hanya para penggiat dalam dunia sastra saja, Para selebriti dunia ikut membacanya, seperti Madona, Demi Moore, Depak Chopra. Menyelami bait-bait puisi Rumi memang akan membawa kita pada dunia yang indah.

Namun, untuk memahaminya membutuhkan kesabaran batin, salah seorang penulis tentang Rumi, Annemarie Schimmel, harus menghabiskan waktu 40 tahun untuk mendalami karya-karya Rumi.

Ajaran Cinta

Selayaknya seorang sufi, karya-karyanya tentu membahas tentang perjalanan spiritual. Namun, hal itu ia tuliskan dalam bentuk syair selayaknya para pujangga. Tema utama dari bait-bait syair Rumi adalah cinta. Cinta juga yang menjadi ciri paling menonjol dari ajaran tasawufnya.

Tassawuf merupakan ilmu yang mempelajari dan menerapkan cara menuju tuhan, Ditinjau dari segi bahasa, tasawuf berasal dari akar kata ‘shafa’ yang artinya bersih. Seseorang disebut Sufi karena hatinya tulus dan bersih di hadapan Tuhannya. Sebab, tujuan Sufi adalah membersihkan batin melalui latihan dalam periode dan cara tertentu.

Secara garis besar, para ahli mendefinisikan tasawuf sebagai moralitas yang berasaskan Islam. Tasawuf juga dikenal dengan sufisme. Pada prinsipnya, sasaran utama tasawuf adalah manusia dan segala tingkah lakunya.

Tema utama dari bait-bait syair Rumi adalah cinta. Cinta juga yang menjadi ciri paling menonjol dari ajaran tasawufnya. Dalam pandangan Rumi cinta itu bersifat universal, tidak hanya dimiliki oleh umat manusia dan mahkluk hidup lainnya namun juga semesta.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *