Dipuji! Ketua BEM UGM Gielbran Layak Jadi Wapres Ketimbang Gibran, “Ini Anak Beraninya Bukan Main”

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.id — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada atau BEM UGM menobatkan Presiden Joko Widodo sebagai alumnus paling memalukan. Hal ini disampaikan oleh Ketua BEM UGM Gielbran Muhammad Noor.

Keberanian Gielbran menyebut Presiden Jokowi sebagai alumnus UGM paling memalukan pun mendapatkan pujian dari Dokter Tifa. Pegiat media sosial ini menilai Ketua BEM UGM itu memiliki keberanian luar biasa karena berani mengkritik tajam orang nomor satu di Indonesia.

Bacaan Lainnya


Gielbran Muhammad, Ketua BEM UGM, menyatakan Jokowi adalah Alumnus UGM yang paling menjijikkan dan paling memalukan sepanjang sejarah UGM,” tulis Dokter Tifa dalam akun X (dulu Twitter) seperti dikutip Suara.com, Sabtu (9/12/2023).

Atas ucapan itu, Dokter Tifa pun memuji keberanian Gielbran. Bahkan loyalis Anies Baswedan ini menyatakan bahwa sosok Gielbran lebih layak menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia ketimbang putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ini anak beraninya bukan main. Layak jadi wapres. Gielbran Muhammad ya, bukan Gibran bin Mukidi,” sindir Dokter Tifa.

Tak sampai di situ, Dokter Tifa juga lagi-lagi menanyakan soal ijazah Presiden Jokowi. Ia kembali melontarkan ketidakyakinannya jika Jokowi merupakan lulusan UGM.

Btw Giel, memang dia (Jokowi) beneran lulus UGM?” tanya Dokter Tifa mengakhiri cuitannya.

Cuitan Dokter Tifa itu langsung ramai mendapatkan atensi luas publik di media sosial. Hingga berita ini dipublikasikan, sindiran tajam Dokter Tifa itu telah dibaca 38 ribu kali dan mendapatkan ribuan tanda suka.

Warganet juga beramai-ramai memberikan opini mereka di kolom komentar Dokter Tifa.

UGM emang ngeri sih,” sahut warganet.

Dokter, definisi alumni UGM itu adalah orang yang pernah kuliah di UGM, meskipun hanya satu hari atau satu semester, atapun kena DO, tetap dianggap alumni,” tulis warganet.

Gielbran layak jadi cawapres. Gibran layak jadi pengusaha martabak atau sales susu formula,” sindir warganet.

Hhhh ini karena (Gielbran) belum masuk pemerintahan dok. Coba ntar lulus terus masuk di pemerintahan, langsung total berubah,” komentar warganet.

Belum lulus kuliah, coba sudah lulus baru tahu susahnya nyari duit. Enak aja ngomong apapun,” tambah yang lain.

Jarang-jarang orang hebat bersuara karena benar. Kebanyakan orang-orang hebat sembunyi di ketiak mukidi,” sentil warganet.

Gielbran menang ketua BEM UGM, tanpa bantuan paman,” puji warganet.

 

Ketua BEM UGM Gielbran Kritik Gibran dan Jokowi

Ketua BEM KM UGM Gielbran Muhammad Noor mengkritik Gibran karena absen dalam dialog cawapres yang digelar TVOne. Dalam diskusi itu, diketahui memang hanya cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD yang hadir.

Sementara itu, putra sulung Presiden Jokowi itu memilih mangkir dengan alasan hanya mau mengikuti debat resmi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan Gibran itu pun dikritik pedas oleh Gielbran.

“Saya rasa itu (ketidakhadiran Gibran dalam dialog) wujud kepengecutan intelektual. Selayaknya kalau misal beliau benar-benar mengklaim bahwa beliau perwakilan anak muda, maka tunjukkanlah kepada kami anak muda. Jangan menjadi seorang pengecut intelektual,” kritik Gielbran dalam pernyataannya seperti dikutip Sabtu (9/12/2023).

“Jangan menjadi seseorang yang lari dari medan peperangan diskusi. Ayo lah mas Gibran, jangan jadi pengecet intelektual,” tambah Gielbran.

Tak cuma mengkritik Gibran, Gielbran juga turut menobatkan Presiden Jokowi sebagai alumnus UGM paling memalukan. BEM UGM juga memasang baliho terkait Jokowi sebagai alumnus paling memalukan.

“Tidak ada momentum yang lebih tepat daripada sekarang untuk menobatkan beliau (Presiden Joko Widodo) sebagai alumnus UGM yang paling memalukan,” kata Gielbran.

sumber

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *