Pasangan AMIN Ingin Segera Food Estate Dihentikan, Cermin Kegagalan Rezim Jokowi

Food Estate Dihentikan
Pasangan AMIN
banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.idJubir Timnas AMIN Hasreiza atau dikenal Reiza Patters menanggapi pernyataan Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana yang menyebut food estate bukanlah proyek gagal dan hanya perlu evaluasi.

Reiza tak memungkiri, food estate memerlukan evaluasi mendalam.

Bacaan Lainnya


Namun, cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah dengan segera menghentikan proyek tersebut.

“Ya, perlu evaluasi besar-besaran dengan menghentikannya segera,” katanya, Senin (22/1/2024).

Dirinya menegaskan bahwa alih-alih memperbaiki dan menyempurnakan proyek food estate seperti yang dikatakan Ari, pemerintah mestinya kembali fokus mendorong produksi petani dalam negeri.

“Negara harus kembali fokus pada mendorong produksi petani Indonesia dengan dukungan penuh dari negara,” ujarnya.

Reiza lantas menjelaskan bahwa jika paslon 01 terpilih, maka kebijakan utamanya adalah menghentikan food estate dan memberikan dukungan maksimal kepada petani Indonesia agar bisa menjadi tulang punggung ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.

“Jika Mas Anies dan Cak Imin menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029, kita akan pastikan Food Estate dihentikan,” ujarnya.

“Kita akan dukung petani Indonesia untuk bisa maksimal menghasilkan produksi pertanian mereka sebagai tulang punggung kedaulatan pangan dan defisit produksi pertanian di negeri ini,” imbuhnya.

Menutupi Kegagalan Rezim Jokowi

Reiza Patters menilai pujian calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, untuk food estate dengan menyebutnya sebagai proyek sukses adalah cara untuk menutupi kegagalan Pemerintahan Joko Widodo.

Lebih lanjut, Reiza menjelaskan bahwa food sstate hanya untuk menutupi kegagalan Pemerintahan Jokowi dalam memberdayakan petani Indonesia dan mengurangi impor pangan dari luar negeri, yang notabene merupakan janjinya dalam dua kali pemilihan presiden sebelumnya.

“Food estate itu hanya untuk menutupi kegagalan rezim ini dalam mewujudkan janjinya pada rakyat Indonesia untuk mengurangi Impor pangan dari luar negeri,” katanya.

Reiza menjelaskan bahwa food estate yang dijadikan contoh keberhasilan oleh Gibran di Gunung Mas Kalimantan Tengah justru merupakan contoh nyata kegagalan proyek ini.

Mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya, hingga menjadi monumen fisik soal perusakan lingkungan atas nama pembangunan nasional.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *