Wajib Disimak! Aturan Baru Masuk Raudhah, Jemaah Diwajibkan Scan Barcode

banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.id – Otoritas Masjid Nabawi dan otoritas terkait lainnya menerapkan mekanisme terbaru untuk mengunjungi Al Rawda Al Sharifa atau Raudhah. Jemaah mulai diwajibkan melakukan scan barcode di gerbang pintu otomatis Raudhah.

Dilansir Saudi Gazette, Jumat (26/1/2024), pihak berwenang mengatakan, prosedur kunjungan ke Raudhah mulai harus dilakukan melalui aplikasi Nusuk. Melalui aplikasi tersebut pula, jemaah akan diberi informasi langkah-langkah untuk melakukan kunjungan ke Raudhah.

Bacaan Lainnya


Setelah berhasil melakukan reservasi melalui Nusuk, jemaah akan menerima pesan konfirmasi kunjungan. Nantinya, jadwal kunjungan juga akan diingatkan kembali pada jemaah sehari sebelum tanggal yang ditetapkan.

Aplikasi akan memintanya untuk melakukan konfirmasi atau pembatalan kunjungan. Untuk itu, jemaah tidak dapat menggunakan barcode yang tersedia dalam kunjungan sebelum waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Saat memasuki waktu kunjungan Raudhah yang telah ditentukan sebelumnya, para jemaah akan diarahkan menuju pintu masuk melalui jalur yang tertata dan terstandar hingga sampai ke tempat salat. Adapun prosedur lengkap untuk melakukan kunjungan ke Raudhah dengan mekanisme terbaru dapat disimak pada ulasan berikut.

Jemaah yang sudah tiba di halaman Masjid Nabawi akan diarahkan ke layar panduan menuju pintu masuk yang sudah ditentukan untuk kunjungan tersebut
Jemaah kemudian akan diterima oleh petugas Masjid Nabawi dan dipandu untuk melakukan tahapan kunjungan masuk Raudhah
Sebelum tiba di Raudhah, pengunjung harus memindai barcode di gerbang otomatis
Jemaah diminta kembali ke ruang tunggu dan bergabung bersama kelompok jemaah yang akan melakukan kunjungan
Bila jemaah gagal masuk melalui scan barcode karena izin masuk sudah tidak aktif, jemaah akan diminta kembali ke tempat yang sudah ditentukan
Setelah waktu berkunjung berakhir, jemaah akan diarahkan menuju pintu keluar yang telah ditentukan.

Selain itu otoritas Masjid Nabawi sudah menyiapkan beberapa fasilitas di Raudhah untuk melayani jemaah haji dan umrah yang melakukan kunjungan. Beberapa di antaranya, pihak berwenang telah mengalokasikan jalur khusus bagi jemaah berkebutuhan khusus yang akan dibuka sesuai dengan kapasitas Raudhah.

Layar LED juga telah terpasang menggunakan berbagai bahasa untuk mengedukasi jemaah terkait etika berkunjung. Ruang tunggu pun sudah disiapkan untuk kenyamanan jemaah.

Pemanfaatan sistem digital yang canggih juga digunakan dalam pengoperasian Raudhah melalui kamera dan sensor untuk melacak pola pergerakan masuk dan keluar jemaah dan mengetahui jumlah pengunjung melalui peta termal dan geografis interaktif.

Ruang kendali kemudian akan mengelola manajemen kerumunan dengan sistem digital yang terkoordinasi. Hal ini menjadi solusi cepat jika terjadi penumpukan jemaah di dalam Raudhah sebagai catatan bagi pelayanan.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi melaporkan, Masjid Nabawi tercatat menerima lebih dari 280 juta jamaah sepanjang 2023 kemarin. Pihaknya akan terus memberikan layanan terbaik dan komprehensif hingga memastikan jemaah melaksanakan ibadah dengan mudah dan nyaman hingga memberikan pelayanan optimal kepada pengunjung Masjid Nabawi.

Raudhah sendiri merupakan salah satu tempat mustajab untuk berdoa yang juga dikenal dengan taman surga di Masjid Nabawi. Raudah ditandai dengan tiang-tiang putih dan karpet putih. Luasnya sekitar 330 meter persegi yang memanjang dari arah timur sampai barat sepanjang 22 meter dan dari arah utara sampai selatan sepanjang 15 meter.

 

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *