Menyoroti Kekayaan ‘Dinasti’ Keluarga Jokowi, Anak Bontot Yang Juga Ketum PSI Paling Tajir

banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.id – Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi tengah jadi sorotan karena dituding sebagai keluarga ‘dinasti’ karena hampir seluruh anggotanya memiliki jabatan kekuasaan politik.

Jika dilihat dari sumber kekayaan harta yang mereka miliki ternyata anak ketiga yakni Kaesang Pangarep memiliki jumlah harta paling banyak dari anggota keluarga lainnya, bahkan dari sang ayah sendiri, Jokowi.

Bacaan Lainnya


1. Kaesang Pangarep.

Putra bontot Jokowi ini dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dengan berbagai bisnisnya. Berikut adalah perkiraan harta kekayaan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dirangkum dari berbagai sumber:

Bisnis Kuliner:

1. Sang Pisang: Didirikan pada tahun 2017, Sang Pisang merupakan bisnis pisang nugget yang telah berkembang pesat dengan lebih dari 100 cabang di seluruh Indonesia. Nilai bisnis ini ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
2. Ternakopi: Kaesang juga memiliki bisnis kedai kopi bernama Ternakopi yang didirikan pada tahun 2016. Saat ini, Ternakopi memiliki lebih dari 50 cabang di berbagai kota.
3. Yang Ayam: Bisnis ayam goreng tepung kekinian yang didirikan pada tahun 2019.
4. Mangkokku: Restoran masakan nusantara yang didirikan bersama Gibran Rakabuming Raka dan Chef Arnold Poernomo.

Bisnis Lainnya:

1. Sang Javas: Brand clothing yang didirikan pada tahun 2017.
2. Kaesang Bakery: Toko roti yang menawarkan berbagai macam roti dan kue.
3. Hompimpa: Startup aplikasi jual beli bahan baku makanan.
4. Madhang.id: Platform online yang menghubungkan pengusaha kuliner dengan pelanggan.
5. Saham PT Panca Mitra Multiperdana: Pada tahun 2021, Kaesang membeli 8% saham perusahaan ini senilai Rp92,2 miliar.

Total Harta Kekayaan:

Berdasarkan berbagai sumber, perkiraan harta kekayaan Kaesang Pangarep saat ini mencapai lebih dari Rp100 miliar. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan berkembangnya berbagai bisnisnya.

2. Presiden Jokowi.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) LHKPN daftar harta kekayaan Jokowi totalnya sebesar Rp82,3 miliar.

Menurut catatan daftar aset yang dimiliki berupa tanah, bangunan, transportasi, kas dan setara kas. Jokowi terakhir melaporkan keseluruhan daftar harta kekayaan selama menjabat menjadi presiden, yaitu pada 17 Maret 2023 lalu.

Jokowi tercatat memiliki 20 unit tanah dan bangunan senilai Rp 59.445.696.000.

Tanah dan bangunan itu terletak di Surakarta, Sragen, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar hingga Jakarta Selatan.

Aset tanah dan bangunan Jokowi yang paling besar berada di Kota Surakarta dengan luas 5.362 meter persegi/1992 meter persegi. Nilainya mencapai Rp 22.500.000.000 atau Rp 22,5 miliar.

Selain itu, Jokowi juga tercatat memiliki 8 unit alat transportasi dan mesin senilai Rp 467.000.000.

Mobil itu antara lain, Suzuki Pick Up tahun 1997 senilai Rp 10 juta; Isuzu Truck Tahun 2002 senilai Rp 50 juta; motor Yamaha Vega Tahun 2001 senilai Rp 2 juta.

Kemudian, mobil Mercedes Benz Sedan Tahun 2004 Rp 140 juta; Mercedes Benz Sedan Tahun 1996 senilai Rp 60 juta; Isuzu Truck Tahun 2002 Rp 35 juta; Nissan Grand Livina Minibus Tahun 2010 Rp 70 juta; dan Nissan Juke Minibus Tahun 2012 Rp 100 juta.

Selain itu, mantan Wali Kota Solo ini juga tercatat memiliki harta bergerak lain Rp 356.950.000 serta kas dan setara kas Rp 11.511.130.292.

Jokowi tidak tercatat memiliki surat berharga dan harta lainnya. Tetapi, dalam LHKPN itu ia mengaku memiliki utang Rp 309.330.103.

3. Mantu Jokowi, Bobby Nasution

Walikota Medan, Bobby Nasution, kembali menjadi sorotan terkait jumlah harta kekayaannya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Maret 2023, Bobby tercatat memiliki harta sebesar Rp58,7 miliar. Namun, setelah dikurangi hutang senilai Rp2,8 miliar, total kekayaan bersihnya menjadi Rp55,9 miliar.

Angka ini terbilang stabil dibandingkan laporan LHKPN sebelumnya pada tahun 2020 yang sebesar Rp54,86 miliar. Kenaikannya hanya sekitar Rp1,1 miliar, yang memicu pertanyaan dan diskusi publik.

Beberapa pihak menganggap kenaikan yang tipis tersebut wajar, mengingat Bobby Nasution baru menjabat sebagai Walikota Medan sejak 2021. Gajinya sebagai kepala daerah tentu tidak sebesar pendapatannya saat masih aktif sebagai pengusaha.

Sementara pihak lain menilai, dengan berbagai program dan inisiatif yang dijalankan selama kepemimpinannya, seharusnya ada peningkatan yang lebih signifikan pada harta kekayaannya.

Berikut rincian harta kekayaan Bobby Nasution berdasarkan LHKPN per Maret 2023:

1. Tanah dan Bangunan: Rp40,375 miliar (dominan)
2. Kendaraan: Rp4,390 miliar
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp12,425 miliar
4. Utang: Rp2,8 miliar

4. Gibran Rakabuming Raka

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, kembali melaporkan harta kekayaan pribadinya kepada KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Januari 2023.

Berdasarkan laporan tersebut, total harta kekayaan Gibran mengalami kenaikan sebesar Rp 734 juta dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu dari Rp 25,29 miliar menjadi Rp 26,03 miliar.

Berikut rincian harta kekayaan Gibran:

1. Tanah dan Bangunan: Rp 17,33 miliar (dominan)
2. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 332 juta
3. Kas dan Setara Kas: Rp 4,84 miliar
4. Harta Lainnya: Rp 3,52 miliar
5. Hutang: Rp 551 juta

Kenaikan harta Gibran utamanya didorong oleh penambahan aset tanah dan bangunan.
Aset Gibran didominasi oleh tanah dan bangunan yang tersebar di Surakarta dan Sragen.
Dibandingkan dengan LHKPN 2022, terdapat penurunan nilai pada alat transportasi dan mesin.
Gibran memiliki utang yang berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar