MUI Menyayangkan Insiden Pembubaran Pengajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Pembubaran Pengajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah
Ustadz Syafiq Riza Basalamah
banner 678x960

banner 678x960

Daftar Donatur Palestina



banner 678x960

banner 400x400

Hajinews.co.idMajelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan pembubaran kajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah pada Kamis (22/02/2024).

Acara yang digelar di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya ini diselenggarakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gunung Anyar.

Bacaan Lainnya


Ketua Bidang Dakwah dan Persaudaraan MUI KH Cholil Nafis menilai kejadian tersebut tidak boleh terjadi.

Menurutnya, baik massa GP Ansor maupun jemaah Syafiq Riza Basalamah menuntut ilmu karena umat Islam harus saling menghormati.

“Kami berharap agar setiap individu menjaga ukhuwah dan menyampaikan dakwah dengan memahami konteks dakwah sehingga pesan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan umat,” ujar Cholil, Jumat (23/2/2024).

Cholil juga menekankan pentingnya menahan diri dalam menghadapi perbedaan pendapat. Ia menyatakan, setiap perbedaan atau khilaf di antara ulama harus disikapi dengan bijaksana tanpa memusuhi kelompok tertentu.

“Sebagai umat, sebaiknya kita menghargai perbedaan pendapat dan menyelesaikan pelanggaran melalui jalur hukum. Seharusnya panitia dan GP Ansor bisa menyelesaikan masalah tersebut melalui mediasi sebelum pelaksanaan kajian,” tambahnya.

Sebelumnya, PAC GP Ansor Gunung Anyar, Surabaya, membubarkan paksa kajian yang diisi oleh Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam acara Tablik Akbar di Masjid Assalam Purimas. Alasannya, acara tersebut telah disepakati untuk dibatalkan karena alasan keamanan.

Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar Surabaya, Asyiqun Nahdli mengaku, pihaknya telah melakukan mediasi dengan panitia acara dan pengurus masjid di Polsek Gunung Anyar untuk tidak melanjutkan acara tersebut.

Namun, ia mengatakan, jemaah Masjid Assalam Purimas tetap bersikukuh menggelar acara kajian tersebut setelah salat Isya.

“Awalnya ada penolakan, kemudian kami melakukan mediasi di Polsek. Meskipun telah ada kesepakatan untuk membatalkan acara, namun di media sosial mereka tetap mengumumkan bahwa acara tersebut tetap berlanjut,” ungkap Asyiqun.

banner 800x800

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *